Aktivitas Orangtua Dan Pendidik Dalam Permainan
Anak-Anak
Anak-anak harus dibiarkan bebas
bermain sesuai dengan minat mereka. Jangan ikut campur dalam permainan mereka
secara langsung. Berikan kebebasan kepada mereka untuk memaksimalkan daya
pikirnya dan mengatasi kesulitan-kesulitannya. Meskipun begitu seorang orangtua
dan pendidik yang baik tentu saja tidak bisa membiarkan anak didiknya bebas
begitu saja. Mereka harus memberikan pengawasan dan dalam hal-hal tertentu
mereka bisa memberikan petunjuk. Seorang pendidik yang kreatif dapat
memanfaatkan alat-alat permainan mereka sebagai alat pendidikan. Misalnya kalau
seorang anak sedang bermain-main dengan kereta api, maka orangtuanya dapat
memancing kreatifitas dengan bertanya mengenai manfaat kereta api. Demikian
juga anak-anak yang suka bermain-main dengan boneka. Anda dapat menumbuhkan
kreatifitasnya. Mula-mula mungkin dengan bertanya apa yang dibutuhkan sebuah
boneka, kalau si anak menjawab baju, berikanlah kain dan gunting untuk membuat
baju. Lama-kelamaan si anak mungkin akan berpikir untuk membuat baju sendiri
untuk bonekanya, mengganti baju, mencuci, menyeterika, menyiapkan makanan,
mencuci wajah, bermain menidurkan boneka tersebut kemudian membangunkannya,
bertamu, berbicara dan segala aktivitas yang biasa ia lihat dari ibunya
sendiri.
Kalau alat-alat permainan anak-anak
ada yang rusak ajarkan kepada mereka bagaimana memperbaikinya. Hal ini untuk
menumbuhkan daya kreatifitas anak-anak dan bakatnya. Lebih baik lagi kalau
orangtua juga kadang-kadang ikut bermain-main dengan anak-anak. Sambil
bermain-main ajarkan sesuatu yang bernilai kepada anak-anak dan ini akan sangat
menyenangkan anak-anak ketika orangtua mereka juga ikut bermain-main dengan
mereka.Rasulullah saw mengatakan, “Siapa yang dekat dengan anak-anak maka
berperilakulah seperti anak-anak!”[421] Dari Jabir berkata, “Aku melihat Nabi
sedang berjalan-jalan sementara Hasan dan Husain berada di atas punggungnya,
kemudian Rasulullah berkata, ‘Unta kalian (maksudnya kiasan untuk Nabi) adalah
unta yang terbaik dan kalian adalah penunggang yang terbaik.’”[422]
Ajarkan anak-anak agar memelihara permainan
mereka supaya tidak hilang dan rusak. Kalau rusak mereka harus berusaha untuk
memperbaikinya. Ajarkan juga agar mereka menyimpan benda-benda permainan itu.
Beritahukan kepada mereka bahwa sangatlah tidak baik untuk menyimpan
benda-benda permainan secara tidak teratur dan sembarangan. Cobalah tengahi
kalau terjadi pertengkaran di kalangan anak-anak dan jadilah hakim yang adil
dan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar