Sabtu, 31 Desember 2016

Aktivitas Orangtua Dan Pendidik Dalam Permainan Anak-Anak

Aktivitas Orangtua Dan Pendidik Dalam Permainan Anak-Anak
Anak-anak harus dibiarkan bebas bermain sesuai dengan minat mereka. Jangan ikut campur dalam permainan mereka secara langsung. Berikan kebebasan kepada mereka untuk memaksimalkan daya pikirnya dan mengatasi kesulitan-kesulitannya. Meskipun begitu seorang orangtua dan pendidik yang baik tentu saja tidak bisa membiarkan anak didiknya bebas begitu saja. Mereka harus memberikan pengawasan dan dalam hal-hal tertentu mereka bisa memberikan petunjuk. Seorang pendidik yang kreatif dapat memanfaatkan alat-alat permainan mereka sebagai alat pendidikan. Misalnya kalau seorang anak sedang bermain-main dengan kereta api, maka orangtuanya dapat memancing kreatifitas dengan bertanya mengenai manfaat kereta api. Demikian juga anak-anak yang suka bermain-main dengan boneka. Anda dapat menumbuhkan kreatifitasnya. Mula-mula mungkin dengan bertanya apa yang dibutuhkan sebuah boneka, kalau si anak menjawab baju, berikanlah kain dan gunting untuk membuat baju. Lama-kelamaan si anak mungkin akan berpikir untuk membuat baju sendiri untuk bonekanya, mengganti baju, mencuci, menyeterika, menyiapkan makanan, mencuci wajah, bermain menidurkan boneka tersebut kemudian membangunkannya, bertamu, berbicara dan segala aktivitas yang biasa ia lihat dari ibunya sendiri.
Kalau alat-alat permainan anak-anak ada yang rusak ajarkan kepada mereka bagaimana memperbaikinya. Hal ini untuk menumbuhkan daya kreatifitas anak-anak dan bakatnya. Lebih baik lagi kalau orangtua juga kadang-kadang ikut bermain-main dengan anak-anak. Sambil bermain-main ajarkan sesuatu yang bernilai kepada anak-anak dan ini akan sangat menyenangkan anak-anak ketika orangtua mereka juga ikut bermain-main dengan mereka.Rasulullah saw mengatakan, “Siapa yang dekat dengan anak-anak maka berperilakulah seperti anak-anak!”[421] Dari Jabir berkata, “Aku melihat Nabi sedang berjalan-jalan sementara Hasan dan Husain berada di atas punggungnya, kemudian Rasulullah berkata, ‘Unta kalian (maksudnya kiasan untuk Nabi) adalah unta yang terbaik dan kalian adalah penunggang yang terbaik.’”[422]

Ajarkan anak-anak agar memelihara permainan mereka supaya tidak hilang dan rusak. Kalau rusak mereka harus berusaha untuk memperbaikinya. Ajarkan juga agar mereka menyimpan benda-benda permainan itu. Beritahukan kepada mereka bahwa sangatlah tidak baik untuk menyimpan benda-benda permainan secara tidak teratur dan sembarangan. Cobalah tengahi kalau terjadi pertengkaran di kalangan anak-anak dan jadilah hakim yang adil dan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar