Cara Menumbuhkan Kepercayadirian Anak
Masalah percaya diri anak
adalah masalah umum yang hampir dimiliki semua orang, termasuk anak-anak
didalamnya. Bisa dibayangkan jika anak kita tumbuh besar kelak dengan tingkat
percaya diri yang rendah, bisa kita bayangkan bagaimana kedepanya, harus
menjalani kehidupan tanpa rasa percaya diri.. Ada dua kemunkinan kondisi yang
akan terjadi, yang pertama jika dia memiliki percaya diri anak yang
tinggi, ia tidak akan mudah sakit hati dan akan mencari cara bagaimana membuat
julukan itu malah memberikan efek positif bagi dirinya. Namun di kasus kedua,
jika ternyata anak Anda memiliki kepercayaan diri yang rendah, bisa saja
tiba-tiba ia ngambek dan tidak mau lagi ke sekolah.
Berikut ini beberapa tips untuk membantu meningkatkan
percaya diri anak:
1. Percaya
Diri Anak Lewat Pujian
Buat mereka terkesan, karena cita-cita utama anak
sejak kecil adalah membahagiakan orang tua dan membuat mereka terkesan. Saat
mereka melakukan hal yang baik, atau menunjukkan prestasi, berikan pujian dan
tak ada salahnya memberikan hadiah kecil untuknya.
Bukan berapa harga hadiah atau pujian yang kita berikan kepadanya, tetapi bagaimana kita mampu memacu anak untuk berbuat lebih dan berusaha belajar hal-hal baru yang baik. Fakta, percaya diri anak akan tumbuh dengan sendirinya.
Bukan berapa harga hadiah atau pujian yang kita berikan kepadanya, tetapi bagaimana kita mampu memacu anak untuk berbuat lebih dan berusaha belajar hal-hal baru yang baik. Fakta, percaya diri anak akan tumbuh dengan sendirinya.
2. Untuk
Percaya Diri Anak Berikan Tanggung Jawab Kecil
Sering-seringlah memberikan tugas-tugas ringan, atau
sekedar mengajak anak-anak mengerjakan sesuatu bersama-sama, “Bantu Mama
menaburi roti ini dengan keju yuk,” katakan kepadanya saat bersama-sama di
dapur membuat kue keju kesukaannya.
Hal ini mungkin terlihat sederhana dan tidak penting, tetapi coba abadikan momen wajahnya yang ceria sekaligus bangga ketika Anda menyodorkan semangkuk keju untuk ditaburkan di atas kue. Ini menunjukkan kepercayaan Anda padanya, dan ia merasa mampu untuk melakukan sesuatu yang berarti. Perlahan tapi pasti hal tersebut akan memupuk percaya diri anak,
Hal ini mungkin terlihat sederhana dan tidak penting, tetapi coba abadikan momen wajahnya yang ceria sekaligus bangga ketika Anda menyodorkan semangkuk keju untuk ditaburkan di atas kue. Ini menunjukkan kepercayaan Anda padanya, dan ia merasa mampu untuk melakukan sesuatu yang berarti. Perlahan tapi pasti hal tersebut akan memupuk percaya diri anak,
3.
Menumbuhkan Percaya Diri Anak dengan Mendengarkan Pendapatnya
Dengan segala kepolosan dan keluguan anak-anak,
pendapat anak-anak kurang mendalam dan jauh, berbeda dengan orang dewasa yang
dapat berpikir dari segala sisi. Tetapi bukan berarti pendapatnya harus selalu
diabaikan. Berikan sedikit keleluasaan dan kesempatan untuk mengungkapkan
pendapat. “Adik, Mama lebih cantik pakai baju yang merah atau biru sih?” atau
“Sayang, enaknya papa dikasih kado apa ya?”
Biarkan mereka memberikan jawaban dengan kepolosan
mereka, kemudian ajarkan mereka untuk mengembangkan pemikiran dengan
menyediakan waktu untuk membahas pendapat mereka dengan bahasan yang ringan.
Pancing si dia untuk berpikir lebih jauh, sekaligus asah kemampuan logikanya.
Berikan kesempatan buat anak kita untuk memberikan pendapat sehingga melatih percaya diri anak untuk terus berkembang ke arah yang
positif.
4. Menjaga
Percaya Diri Anak dengan Tidak Memaki Anak
Misalnya dengan berkata “ dasar anak tolol, dasar anak
bodoh “ hindari dan buang jauh-jauh ini.
Sekalipun ia telah melakukan kesalahan atau kenakalan, jangan pernah sekali-kali memaki si dia. Mengapa? Ini akan membuat dirinya semakin kecil dan menganggap dirinya memang buruk. Anak Anda hebat jika Anda mampu memberikan motivasi pada mereka, karena Anda juga orang tua yang hebat. Ingat jangan bunuh percaya diri anak dengan cacian dan makian!
Sekalipun ia telah melakukan kesalahan atau kenakalan, jangan pernah sekali-kali memaki si dia. Mengapa? Ini akan membuat dirinya semakin kecil dan menganggap dirinya memang buruk. Anak Anda hebat jika Anda mampu memberikan motivasi pada mereka, karena Anda juga orang tua yang hebat. Ingat jangan bunuh percaya diri anak dengan cacian dan makian!
5. Tumbuhkan
Percaya Diri Anak dengan Mengajak Anak Bermain
Sesibuk-sibuknya anda, kesibukan Anda di luar rumah
mungkin menyita sebagian besar waktu Anda. Akhirnya anak-anak Anda sibuk
bermain sendiri atau bersama pengasuhnya. Susun jadwal, usahakan selama 1 atau
2 jam Anda menemaninya bermain setiap hari. Kedekatan Anda pada mereka akan
membuat mereka merasa diperhatikan, bahkan di saat mereka bermain. Ingat,
bermain sangat penting bagi anak-anak meningkatkan kemampuan imajinasinya.
Jangan paksakan mereka terus menerus belajar dari buku. Bermain sama pentingnya
dengan belajar di sekolah.
6.
Tingkatkan Percaya Diri Anak dengan Memanggil Namanya Bukan Julukan!
Ketika ia lahir, Anda sebagai orang tua menyiapkan
nama. Tetapi kemudian nama itu jarang digunakan, kita lebih nyaman memberikan
nama julukan yang dianggap kita harus mulai mengubah kebiasaan ini. Panggilan
sayang mungkin memang menarik. Tetapi, buat mereka bangga dengan nama yang Anda
berikan. Tentunya di balik nama itu ada arti dan harapan bukan? Untuk itulah
jaga selalu percaya diri anak dengan
menghindari memanggil anak kita dengan julukan yang jelek.
7. Dengan
Mencermati Bakatnya, Percaya Diri Anak akan Terpupuk
Tidak harus melulu kita memberikan anak les
privat pelajaran sekolah, ah sungguh membosankan. Kenali bakatnya, apa kesukaan
mereka, apakah mereka suka bermain di air? Apakah mereka suka melukis, atau
mereka suka menari? Cari kelas menarik bagi mereka dan biarkan mereka
mengembangkan bakatnya. Kemampuan lebih dari sekedar pelajaran sekolah akan
semakin membuat mereka pede. Lihat saja contoh-contoh yang telah berhasil,
seperti Agnes Monica, Sherina, atau Amanda. Moms and Dads pastikan anda semua
melakukanya demi perkembangan psikologis anak dan percaya diri anak lakukan hal
terbaik yang bisa kita berikan.
8. Dengan
Menjadi Teladan bagi Mereka, Percaya Diri Anak akan Semakin Bertambah
“Sayang ayo mandi, sudah sore lho…” sedangkan Anda
sendiri masih asyik menonton tayangan gosip di televisi dan enggan beranjak
untuk mandi. Anda tentu tidak menyadari hal ini bukan? Sebelum menyuruh
anak-anak untuk berbuat sesuatu, berikan contoh terlebih dahulu bagi mereka,
niscaya mereka akan mengikutinya. Anak-anak memang sangat mengagumi orang
tuanya, jadi apa yang dilakukan orang tua, mereka anggap sebagai teladan dan
contoh yang harus ditiru.
Wah, mulai sekarang tampaknya Anda juga tidak bisa
bermalas-malasan lagi. Ya! Jangan mau kalah dengan anak-anak, berikan mereka
contoh terbaik. Jadilah pahlawan bagi anak-anak Anda. Dan kelak, mereka yang
akan menjadi pahlawan bagi Anda. Dari 8 hal diatas kuncinya ada pada anda
sebagai orang tuanya, percaya diri anak akan terpupuk dengan baik adalah tanggung
jawab setiap orang tua .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar