Selasa, 27 Desember 2016

Cara Menumbuhkan Kepercayadirian Anak



Cara Menumbuhkan Kepercayadirian Anak

Masalah percaya diri anak  adalah masalah umum yang hampir dimiliki semua orang, termasuk anak-anak didalamnya. Bisa dibayangkan jika anak kita tumbuh besar kelak dengan tingkat percaya diri yang rendah, bisa kita bayangkan bagaimana kedepanya, harus menjalani kehidupan tanpa rasa percaya diri.. Ada dua kemunkinan kondisi yang akan terjadi, yang pertama jika dia memiliki percaya diri anak yang tinggi, ia tidak akan mudah sakit hati dan akan mencari cara bagaimana membuat julukan itu malah memberikan efek positif bagi dirinya. Namun di kasus kedua, jika ternyata anak Anda memiliki kepercayaan diri yang rendah, bisa saja tiba-tiba ia ngambek dan tidak mau lagi ke sekolah.
Berikut ini beberapa tips untuk membantu meningkatkan percaya diri anak:
1. Percaya Diri Anak Lewat Pujian
Buat mereka terkesan, karena cita-cita utama anak sejak kecil adalah membahagiakan orang tua dan membuat mereka terkesan. Saat mereka melakukan hal yang baik, atau menunjukkan prestasi, berikan pujian dan tak ada salahnya memberikan hadiah kecil untuknya.
Bukan berapa harga hadiah atau pujian yang kita berikan kepadanya, tetapi bagaimana kita mampu memacu anak untuk berbuat lebih dan berusaha belajar hal-hal baru yang baik. Fakta, percaya diri anak akan tumbuh dengan sendirinya.
2. Untuk Percaya Diri Anak Berikan Tanggung Jawab Kecil
Sering-seringlah memberikan tugas-tugas ringan, atau sekedar mengajak anak-anak mengerjakan sesuatu bersama-sama, “Bantu Mama menaburi roti ini dengan keju yuk,” katakan kepadanya saat bersama-sama di dapur membuat kue keju kesukaannya.
Hal ini mungkin terlihat sederhana dan tidak penting, tetapi coba abadikan momen wajahnya yang ceria sekaligus bangga ketika Anda menyodorkan semangkuk keju untuk ditaburkan di atas kue. Ini menunjukkan kepercayaan Anda padanya, dan ia merasa mampu untuk melakukan sesuatu yang berarti. Perlahan tapi pasti hal tersebut akan memupuk
percaya diri anak,
3. Menumbuhkan Percaya Diri Anak dengan Mendengarkan Pendapatnya
Dengan segala kepolosan dan keluguan anak-anak, pendapat anak-anak kurang mendalam dan jauh, berbeda dengan orang dewasa yang dapat berpikir dari segala sisi. Tetapi bukan berarti pendapatnya harus selalu diabaikan. Berikan sedikit keleluasaan dan kesempatan untuk mengungkapkan pendapat. “Adik, Mama lebih cantik pakai baju yang merah atau biru sih?” atau “Sayang, enaknya papa dikasih kado apa ya?”
Biarkan mereka memberikan jawaban dengan kepolosan mereka, kemudian ajarkan mereka untuk mengembangkan pemikiran dengan menyediakan waktu untuk membahas pendapat mereka dengan bahasan yang ringan. Pancing si dia untuk berpikir lebih jauh, sekaligus asah kemampuan logikanya. Berikan kesempatan buat anak kita untuk memberikan pendapat sehingga melatih percaya diri anak untuk terus berkembang ke arah yang positif.
4. Menjaga Percaya Diri Anak dengan Tidak Memaki Anak
Misalnya dengan berkata “ dasar anak tolol, dasar anak bodoh  “ hindari dan buang jauh-jauh ini.
Sekalipun ia telah melakukan kesalahan atau kenakalan, jangan pernah sekali-kali memaki si dia. Mengapa? Ini akan membuat dirinya semakin kecil dan menganggap dirinya memang buruk. Anak Anda hebat jika Anda mampu memberikan motivasi pada mereka, karena Anda juga orang tua yang hebat. Ingat jangan bunuh percaya diri anak dengan cacian dan makian!
5. Tumbuhkan Percaya Diri Anak dengan Mengajak Anak  Bermain
Sesibuk-sibuknya anda, kesibukan Anda di luar rumah mungkin menyita sebagian besar waktu Anda. Akhirnya anak-anak Anda sibuk bermain sendiri atau bersama pengasuhnya. Susun jadwal, usahakan selama 1 atau 2 jam Anda menemaninya bermain setiap hari. Kedekatan Anda pada mereka akan membuat mereka merasa diperhatikan, bahkan di saat mereka bermain. Ingat, bermain sangat penting bagi anak-anak meningkatkan kemampuan imajinasinya. Jangan paksakan mereka terus menerus belajar dari buku. Bermain sama pentingnya dengan belajar di sekolah.
6. Tingkatkan Percaya Diri Anak dengan Memanggil Namanya Bukan Julukan!
Ketika ia lahir, Anda sebagai orang tua menyiapkan nama. Tetapi kemudian nama itu jarang digunakan, kita lebih nyaman memberikan nama julukan yang dianggap kita harus mulai mengubah kebiasaan ini. Panggilan sayang mungkin memang menarik. Tetapi, buat mereka bangga dengan nama yang Anda berikan. Tentunya di balik nama itu ada arti dan harapan bukan? Untuk itulah jaga selalu percaya diri anak dengan menghindari memanggil anak kita dengan julukan yang jelek.
7. Dengan Mencermati Bakatnya, Percaya Diri Anak akan Terpupuk
Tidak harus melulu kita memberikan anak  les privat pelajaran sekolah, ah sungguh membosankan. Kenali bakatnya, apa kesukaan mereka, apakah mereka suka bermain di air? Apakah mereka suka melukis, atau mereka suka menari? Cari kelas menarik bagi mereka dan biarkan mereka mengembangkan bakatnya. Kemampuan lebih dari sekedar pelajaran sekolah akan semakin membuat mereka pede. Lihat saja contoh-contoh yang telah berhasil, seperti Agnes Monica, Sherina, atau Amanda. Moms and Dads pastikan anda semua melakukanya demi perkembangan psikologis anak dan percaya diri anak lakukan hal terbaik yang bisa kita berikan.
8. Dengan Menjadi Teladan bagi Mereka, Percaya Diri Anak akan Semakin Bertambah
“Sayang ayo mandi, sudah sore lho…” sedangkan Anda sendiri masih asyik menonton tayangan gosip di televisi dan enggan beranjak untuk mandi. Anda tentu tidak menyadari hal ini bukan? Sebelum menyuruh anak-anak untuk berbuat sesuatu, berikan contoh terlebih dahulu bagi mereka, niscaya mereka akan mengikutinya. Anak-anak memang sangat mengagumi orang tuanya, jadi apa yang dilakukan orang tua, mereka anggap sebagai teladan dan contoh yang harus ditiru.
Wah, mulai sekarang tampaknya Anda juga tidak bisa bermalas-malasan lagi. Ya! Jangan mau kalah dengan anak-anak, berikan mereka contoh terbaik. Jadilah pahlawan bagi anak-anak Anda. Dan kelak, mereka yang akan menjadi pahlawan bagi Anda. Dari 8 hal diatas kuncinya ada pada anda sebagai orang tuanya, percaya diri anak akan terpupuk dengan baik adalah tanggung jawab setiap orang tua .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar