Jumat, 30 Desember 2016

Bidang-Bidang Keberbakatan Anak

Bidang-Bidang Keberbakatan Anak

bidang-bidang keberbakatan diantaranya sebagai berikut :
1.      Bakat akademik khusus
Dalam mengidentifikasikan bakat akademik khusus, seorang guru dapat menggunkan test prestasi akademis. Test prestasi akademis bertujuan mengukur pembelajaran, pengetahuan tentang fakta dan prinsip, dan kemampuan untuk menerapkannya dalam situasi sehari-hari (Munandar, 1999).
2.      Bakat kreatif
Alat untuk mengidentifikasikan bakat kreatif yang berlaku di Indonesia diantaranya kreativitas verbal. Test ini terdiri dari 6 sub test yang mengukur dimensi berpikir divergen. Setiap sub test, mengukur aspek yang berbeda dari berpikir kreatif. Ke-6 sub test dari tes kreatifitas verbal adalah permulaan kata, menyusun kata, membentuk kalimat tiga kata, sifat-sifat yang sama, macam-macam penggunaan, dan apa akibatnya. (Munandar, 1999).
3.      Bakat seni
            Mengenali bakat seni bergantung pada metode observasi yang dinilai oleh ahli dalam bidang seni.Diharapkan ahli-ahli tersebut tidak hanya menilai kemampuan reproduktif dibidang seni, tetapi juga kemampuan inovatif melalui kecenderungan-kecenderungan untuk dapat melepaskan diri dari bentuk seni yang konvensioanltradisional (Munandar, 1999).
4.      Bakat psikomotor
            Kemampuan psikomotor tidak hanya diperlukan dalam berolahraga namun juga berbagai kegiatan lain seperti memainkan music dan drama, atau menari dan sebagainya. Derajat keterampilan motoric yang diperlukan masing-masing kegiatan tersebut berbeda-beda dalam melakuakn identifikasi kemampuan psikomotorik, diperlukan pemahaman mengenai kemampuan-kemampuan yang terkait dengan psikomotorik yang akan diukur.
5.      Bakat sosial
Bakat sosial didefinisikan oleh Marlan (Munandar, 1999) sebagai bakat kepemimpinan yang tidak hanya mencakup kemampuan intelektual, tetapi juga kepribadian. Berdasarkan tujuan teori dan riset ditemukan bahwa factor yang paling erat kaitanya dengan kepemimpinan (Stogdill, dikutip Katena dalam Munandar, 1999) adalah: Kapasitas, prestasi, tanggung jawab, peran serta, status dan situasi.Mengidentifikasikan bakat kreatif anak usia dini dan siswa-siswi merupakan sesuatu yang penting bagi seorang guru  PAU/TK/SD/MI karena alasan berikut:
1.      Kreatifitas sangat bermakna dalam kehidupan, kreatifitas tidak hanya bermanfaat bagi siswa itu sendiri, tetapi juga dapat memeberikan sumabangan kepada masyarakat luas.
2.      Melalui pengukuran dan identifikasi bakat kreatif, akan ditemukan pula siswa-siswa yang kemampuan kreatifnya sangat rendah. Bagi siswa-siswa demikian, seorang guru harus melakuakn remediasi kemampuan kreatif.

3.      Dengan memahami bakat kreatif siswa yang terpendam., guru dapat terbantu untuk merancang kegiatan yang menantang dan menarik bagi siswa sehingga tercapai tujuan pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar