MOTIVASI
Motifasi
belajar merupakan kekuatan (power motivation ), daya pendorong atau alat
pembangun kesediaan dari keinginan yang kaut dalam diri peserta didikuntuk
belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif, kognitif maupun psikomotor.
Motifasi ini dilakukan agar seseorang dapat lebih semangat dalam melaksanakn
kehidupan yang dijalaninya ada dua jenis motivasi, yang pertama motivasi
intrinsic, yaitu motivasi yang datangnya secara alamiah atau murni dari dalam
diri seseorang itu sendiri sebagai wujud
adanya kesadaran diri 9self araweness) dari lubuk hati yang paling dalam. Yang
kedua motivasi intrinsic, motivasi instrinsik adala motivasi yang dating
disebabkannya factor-faktor diluar diri seseorang seperti adanya pemberian nasihat dari orang
lain,atau bayangan seseorang melihat orang yang sudah sukses di dalam kehidupan
baik dalam karir ataupun yang lainnya.
Cara
membangkitkan motivasi belajar untuk peserta didik sanagtlah penting dilakukan
oleh seorang guru agar anak didik tersebut dapat bersemangat dalam melakukan
kegiatan sehari-hari dikehidupannya. Karena motivasi merupakan salah satu aspek
utama bagi keberhasilan dalam belajar. Oleh karena itu, motivasi belajar dapat
dipelajari supaya dapat tumbuh dan berkembang. Berikut ini beberapa cara membengkitkan
motivasi belajar pada peserta didik.
1. Peserta
didik memperoleh pemahaman yang jelas menganai proses pemeblajaran
2. Peserta
didik memperoleh kesadaran diri terhadap pembelajaran
3. Menyesuaikan
tujuan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik secara link and match
4. Member
sentuhan lembut
5. Memberikan
hadiah (rewared)
6. Memberikan
pujian dan penghormatan
7. Peserta
didik mengetahui prestasi belajarnya
8. Belajar
menggunakan multi media
9. Belajar
menggunakan multi metode
10.
Guru yang kompeten dan
humoris
11.
Suasana lingkungan
sekolah yang sehat.
Selain
cara-cara yang dapat dilakukan untuk memotivasi belajar peserta didik ada pula
cara untuk mengukur aspek-aspek adalam motivasi. Tinggi rendahnya motivasi
bel;ajar siswa dapat terlihat adri indicator motivasi itu sendiri, mengukur
motivasi belajar dapat diamati dari sisi-sisi berikut
a. Durasi
belajar, yaitu tinggi rendahnya motivasi belajar dapat diukur dari seberapa lam
penggunaan waktu peserta didik untuk mel;akukan kegiatan belajar.
b. Sikap
terhadap belajar, motivasi belajar siswa dapat diukur dengan kecenderungan
prilakunya terhadap belajar, apakah senang, ragu atau tidak senang.
c. Frekuensi
belajar, yaitu tinggi rendahnya motivasib belajar dapat dilihat dari seberapa
sering kegiatan belajar itu dilakukan oleh peserta didik dalam periode
tertentu.
d. Konsistensi
terhadap belaajr, yaitu ketetapan dan kelekatan peserta didik terhadap
pencapaian tujaun pembelajaran
e. Kegigihan
dalam belajar, yaitu keuletan dan kemampuan dalam mensiasati dan memecahkan
masalah dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran
f. Loyalitas
terhadap belajar, yaitu kesetiaan dan berani mempertaruhkan biyaya, tenaga dan
fikirannya secara optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran.
g. Visi
dalam belajar, yaitu target belajar yang kreatif, inovatif, efektif, dan
menyenangkan.
h. Achievement,
yaitu motifasi belajar dapat diukur dengan prestasi belajar peserta didik.
SUMBER : Fadilah,M.2014.
implementasi kurikulum 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar