Jumat, 16 Desember 2016

Motivasi belajar



MOTIVASI

Motifasi belajar merupakan kekuatan (power motivation ), daya pendorong atau alat pembangun kesediaan dari keinginan yang kaut dalam diri peserta didikuntuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif, kognitif maupun psikomotor. Motifasi ini dilakukan agar seseorang dapat lebih semangat dalam melaksanakn kehidupan yang dijalaninya ada dua jenis motivasi, yang pertama motivasi intrinsic, yaitu motivasi yang datangnya secara alamiah atau murni dari dalam diri seseorang  itu sendiri sebagai wujud adanya kesadaran diri 9self araweness) dari lubuk hati yang paling dalam. Yang kedua motivasi intrinsic, motivasi instrinsik adala motivasi yang dating disebabkannya factor-faktor diluar diri seseorang  seperti adanya pemberian nasihat dari orang lain,atau bayangan seseorang melihat orang yang sudah sukses di dalam kehidupan baik dalam karir ataupun yang lainnya.
Cara membangkitkan motivasi belajar untuk peserta didik sanagtlah penting dilakukan oleh seorang guru agar anak didik tersebut dapat bersemangat dalam melakukan kegiatan sehari-hari dikehidupannya. Karena motivasi merupakan salah satu aspek utama bagi keberhasilan dalam belajar. Oleh karena itu, motivasi belajar dapat dipelajari supaya dapat tumbuh dan berkembang. Berikut ini beberapa cara membengkitkan motivasi belajar pada peserta didik.
1.     Peserta didik memperoleh pemahaman yang jelas menganai proses pemeblajaran
2.     Peserta didik memperoleh kesadaran diri terhadap pembelajaran
3.     Menyesuaikan tujuan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik secara link and match
4.     Member sentuhan lembut
5.     Memberikan hadiah (rewared)
6.     Memberikan pujian dan penghormatan
7.     Peserta didik mengetahui prestasi belajarnya
8.     Belajar menggunakan multi media
9.     Belajar menggunakan multi metode
10.                        Guru yang kompeten dan humoris
11.                        Suasana lingkungan sekolah yang sehat.
Selain cara-cara yang dapat dilakukan untuk memotivasi belajar peserta didik ada pula cara untuk mengukur aspek-aspek adalam motivasi. Tinggi rendahnya motivasi bel;ajar siswa dapat terlihat adri indicator motivasi itu sendiri, mengukur motivasi belajar dapat diamati dari sisi-sisi berikut
a.     Durasi belajar, yaitu tinggi rendahnya motivasi belajar dapat diukur dari seberapa lam penggunaan waktu peserta didik untuk mel;akukan kegiatan belajar.
b.     Sikap terhadap belajar, motivasi belajar siswa dapat diukur dengan kecenderungan prilakunya terhadap belajar, apakah senang, ragu atau tidak senang.
c.      Frekuensi belajar, yaitu tinggi rendahnya motivasib belajar dapat dilihat dari seberapa sering kegiatan belajar itu dilakukan oleh peserta didik dalam periode tertentu.
d.     Konsistensi terhadap belaajr, yaitu ketetapan dan kelekatan peserta didik terhadap pencapaian tujaun pembelajaran
e.      Kegigihan dalam belajar, yaitu keuletan dan kemampuan dalam mensiasati dan memecahkan masalah dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran
f.       Loyalitas terhadap belajar, yaitu kesetiaan dan berani mempertaruhkan biyaya, tenaga dan fikirannya secara optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran.
g.     Visi dalam belajar, yaitu target belajar yang kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan.
h.     Achievement, yaitu motifasi belajar dapat diukur dengan prestasi belajar peserta didik.


SUMBER : Fadilah,M.2014. implementasi kurikulum 2013.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar