Peranan Kasih Sayang dalam Pendidikan
Anak-anak Menurut Analisa Para Ilmuwan
Sebagian besar ilmuwan
sepakat bahwa perilaku menyimpang dari anak-anak seperti kebrutalan, kecanduan
narkoba, pemurung, apatis dan sebagainya dikarenakan mereka tumbuh dalam
keluarga yang tidak memberikan kepuasan kasih sayang terhadap dirinya. Dengan
kepribadian yang terkoyak-koyak itu mereka bisa melakukan tindakan-tindakan
kriminal seperti mencuri, bunuh diri, atau kejahatan lainnya untuk membalas
sakit hati atas kehilangan cintanya dari orangtua atau siapa saja. Anak-anak
yang melakukan bunuh diri itu karena ingin menyelamatkan diri dari kepahitan
diri akibat kehilangan kasih sayang.
Anak-anak yang kabur dari
rumah-rumah mereka akibat tidak menemukan kasih sayang di rumahnya. Anak-anak
gadis yang haus dengan kasih sayang orangtua dan tidak memperolehnya dari
mereka akan jatuh dalam pelukan laki-laki yang tidak bertanggung jawab. Karena
merasa memperoleh apa yang dicarinya (di luar) maka tidak sedikit anak-anak
gadis itu yang menjadi korban laki-laki hidung belang. Orangtua harus
melakukan antisipasi lebih jangan sampai anak-anaknya merasa kekurangan kasih
sayang mereka.
Allah akan memberi rahmat kepada
seorang bapak yang sangat mencintai anak-anaknya (Imam Shadiq as).
Nabi Musa as bertanya kepada Allah
Swt, “Amalan apakah yang paling utama?”
“Kasih sayang kepada anak-anak!
Karena fitrah mereka itu atas tauhid dan kalau Aku wafatkan anak-anak tersebut
maka mereka akan Ku-masukkan ke surga!”
“Cintailah anak-anak dan sayangilah mereka
dan jika berjanji penuhilah janjimu karena menurut mereka engkau adalah sumber
rezeki bagi mereka!”[402]
“Seringlah mencium anakmu karena
engkau akan meraih derajat kemuliaan atas setiap ciuman tersebut di surga, yang
jarak satu derajat dengan derajat yang lain itu selama 500 tahun.”[403]
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa
seseorang laki-laki datang menghadap Rasulullah saw dan mengatakan, “Aku tidak
pernah mencium anak-anak!” Ketika orang itu pergi Rasulullah saw mengatakan,
“Orang ini, dalam pandangan kami, akan masuk ke neraka!”[404]
“Bukan dari golongan kami orang
yang tidak menyayangi anak-anak kecil dan tidak menghormati orang tua.”[405]
Salah satu wasiat Amirul Mukminin
as adalah, “Sayangilah anak-anakmu dan hormatilah orang-orang yang sudah
tua!”[406]
Rasulullah saw terkenal sangat
mencintai anak-anak terutama terhadap dua cucunya Hasan dan Husain.
Abu Hurairah meriwayatkan
Rasulullah saw sedang mencium Hasan ketika suatu hari Aqra’ mengatakan, “Aku
mempunyai sepuluh anak tapi tidak ada satu pun yang pernah kucium.” Rasulullah
kemudian mengatakan, “Siapa saja yang tidak pernah menyayangi orang lain tidak
akan memperoleh rahmat-Nya.”[407]
Bara bin Azib mengatakan, “Aku
melihat Rasulullah memangku Imam Hasan sambil berkata, ‘Ya Allah, aku ini
sangat mencintai Hasan dan cintailah ia.’”[408]
Ibnu Abbas berkata, “Aku bersama
Rasulullah saw. Saat itu putranya, Ibrahim, sedang duduk di atas paha kirinya.
Dan di atas pahanya yang sebelah kanan duduk Husain as. Kadang-kadang beliau
mencium anaknya dan kadang-kadang mencium cucunya. Pada saat itu Jibril turun
menyampaikan wahyu kepadanya.”[409]
Casinos & Gaming | DrMCD
BalasHapusWhat Does 파주 출장안마 Slots Mean? Casino gambling is 광주 출장마사지 where 영천 출장마사지 you win money on a variety of different casino 삼척 출장샵 games at different tables, from slots games to video 사천 출장마사지 poker.