Jumat, 16 Desember 2016

perkembangan peserta didik



Aspek Dan Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Peserta Didik

Setiap individu pada hakikatnya akan mengalami pertumbuhan fisik dan perkembangan nonfisik, pokok-pokok pertumbuhan dan perkembangan aspek-aspek yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain.
1.    Pertumbuhan fisik
a.    Pertumbuhan sebelum lahir
Masa sebelum lahir merupakan pertumbuhan dan perkembangan manusia yang sangat kompleks, karena pada masa itu merupakan sebuah awal terbentuknya organ-organ tubuh dan tersusun jaringan syaraf yang lengkap.
b.    Pertumbuhan setalah lahir
Setiap bagian fisik seseorang atau individu akan terus mengalami perubahan karena pertumbuhan, sehingga masing-masing komponen tubuh akan mencapai tingkat kematangan untuk menjalankan fungsinya.
2.    Perkembangan intelektual
a.    Tahap sensori motor (0-2 setengah tahun)
Masa ketika bayi menggunakan sistem pengindraan dan aktivitas motorik untuk mengenal lingkungannya.
b.    Tahap pra-Operasional (usia 2-7 tahun)
Pada tahap ini, kemampuan skema kognitifnya masih terbatas. Peserta didik suka meniru perilaku orang lain.
c.    Tahap operasional konkret (usia 7-11 tahun)
Pada tahap ini, peserta didik sudah mulai memahami aspek-aspek kumulatif materi, misalnya volume dan jumlahnya
d.   Tahap operasional formal (usia 11-15 tahun)
Pada tahap ini, peserta didik adalah menginjak usia remaja. Perkembangan kognitif peserta didik pada tahap ini telah memiliki kemampuan mengoordinasikan dua ragam kognitif, baik secara simultan maupun berurutan.

3.    Emosi
Emosi dan perasaan merupakan salah satu potensi yang khusus dimiliki oleh manusia dalam hidupnya atau dalam pertumbuhannya dan perkembangan manusia. Dalam hidupnya atau dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia. Dalam hidupnya atau dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia, banyak hal yang dibutuhkannya. Kebutuhan setiap orang dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu kebutuhan rohani dan kebutuhan jasmani.
4.    Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial yang dalam keadaannya tentu tidak dapat hidup tanpa bantuan dari manusia lain, oleh karena itu mulai dari sekarang bayi menjadi seorang anak hingga menjadi orang dewasa, akan bertahap mengenal lingkungan yang lebih luas dan akan mengenal banyak manusia dan amat heterogen, namun umumnya setiap anak akan lebih tertarik bergaul dengan teman sebayanyayang sam jenis.
5.    Bahasa
Bahasa sebagai alat komunikasi juga dapat diartikan sebagai tanda gerakan, dan suara untuk menyampaikan isi pikiran kepada orang lain dengan demikian dalam berbahasa ada dua pihak yang terlibat, yang pihak penyampaian dan pihak penerima.
6.    Bakat khusus
Bakat merupakan kemampuan tertentu yang dimiliki oleh seorang individu yang hanya dengan rangsangan atau sedikit latihan, kemampuan itu akan dapat berkembang dengan baik. Pada mulanya bakat merupakan hal yang amat penting berkaitan dengan masalah-masalah tugas dan pekerjaan.
7.        Sikap, nilai, dan moral
Tujuan akhir dari proses belajar dikelompokkan menjadi tiga sasaran, yaitu kognitif, efektif, dan psikomotor. Semakin tumbuh dan berkembang fisik dan psikisnya, anak mulai dikenalkan terhadap nilai-nilai, ditunjukkan hal-hal yang benar dan salah. Faktor yang mempengaruhi individu berbeda-beda anatara yang satu dengan yang lain. Ada tiga faktor yang mempengaruhi perkembangan individu, yaitu faktor hereditas, faktor lingkungan, dan faktor gabungan antara keduanya.
1.      Fakto  hereditas
Faktor hereditas dipahami sebagai faktor bawaan yang dibawa anak dari orang tuanya. Anak mewariskan sesuatu dari orang tuanya. Anak berkembang baik secara fisik mauun psikis bukan karena pengaruh dari yang lain, akan tetapi ditentukan oleh pembawaannya sendiri
2.      Faktor lingkungan
Faktor lingkungan memberikan pengaruh terhadap perkembangan individu. Anak yang mendapatkan simulus lingkungan yang baik akan berkembang dengan baik. Aliran yang terkenal menyampaikan bahwa pengalaman atau lingkungan memberikan pengaruh dan bahkan merupakan faktor tertentu penentu perkembangan individu dikenal dengan aliran empirisme.
3.      Faktor gabungan (hereditas dan lingkungan)
Aliran yang mempengaruhi faktor gabungan ini dikenal dengan istilah aliran kovergensi. Seorang individu memiliki bakat atau potensi tentang musik atau olahraga, tanpa di dukung dengan simulus yang baik, seperti sarana jika seorang hisup di lingkungan keluarga yang ahli musik atau seorang politikus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar