KIAT
KEDISIPLINAN GURU
Disiplin adalah menjadi syarat mutlak menggapai
kesuksesan dalam menggapai cita-cita
besar dalam dunia terutama dalam dunia
pendidikan. Tanpa disip[lin yang tinggi kualitas lembaga pendidikan akan kalah
dengan bangs-bangsa lain yang menerapkan disiplin tinggi, seperui malaysa,
Australia, cina dan jepang. Membangun kesadaran hidup disiplin sangat penting
dilakukan oleh semua pihak, terutama seorang guru, guru sebagai figure teladan
murid harus memberikan comntoh yang baik dalam penggerakan kedisiplinan.
Amerika menjadi Negara besar sekarang ini, sebagai mana dikatakan Ade Armando,
bahwa tidak lepas dari tradisi hidup yang mengedepankan kedisiplinan yang ketat
dalam menjalani aktivitas hidup sehari-hari. Disiplin identik dengan
konsistensi dalam melakukan sesuatu, ia merupakan symbol dari stamina yang
powerful, kerja keras yang tidak menganal rasa mala, orang yang selalu berfikir
pencapaian target secara perfect, dan tidak ada dalam pikirannya kecuali hasil
terbaik dalam pekerjaan yang dilakukan. Disiplin dapat dilkukan dalam banyak
hal, berikut adalah macam-macam kedisiplinan.
1. Disiplin
waktu
Disiplin waktu adalah menjadi
sorotan utama bagi seseorang guru, waktu masuk sekolah biasanya menjadi
paramenter utama kedisiplinan guru. Kalau ia masuk sebelum bel berbunyi,
berarti dia seseorang yang disiplin, dan jika seseorang guru masukpas ketika
bel bel berbunyi, maka guru tersebut dikatakan kurang disiplin damn ketika guru
masuk setelah bel dibunyikan maka guru tersebut dikatan dan dinilai tidak
disiplin. Karena itu jangan menyepelekan disiplin waktu berusahalah dating ketika
disekolah tepat pada waktunya, begitu pula pada jam mengajar, kapan masuk dan
kapan seorang guru harus keluar maka ia harus sesuai dengan alokasi waktu yang
telah ditentukan agar tidak mengganggu guru lain.
2. Disiplin
menegakaan aturan
Disiplin memnegakkan aturan sangat
berpengaruh terhadap kewajiban seorang guru. Model pemberian sanksi yang
diskriminatif harus ditinggalkan. Murid sekarang berbeda dengan murid dimasa
lalu karna masa sekarang murid lebih cerdas dan kritis, sehingga jika ia
diperlakukan semena-mena dan pilih kasih maka ia akan memakai cara mereka
sendiri untuk menjatuhkan harga diri guru. Selain itu pilih kasih dalam
memberikan sanksi sangat dibenci dalam agama.keadilan harus ditegakkan dalam
keadaan apapun, karena keadilan akan menghantarkan kehidupan kearah
kemajuan,kebahagiaan dan kedamaian.
3. Disiplin
sikap
Disiplin mengontrol perbuatan diri
sendiri menjadi starting poin untuk menata prilaku orang lain. Misalnya
disiplin untuk tidak marah, tyergesa-gesa, dan gegabah dalam bertindak.
Disiplin dalam sikap ini membutuhkan latihan dan perjuangan karena setiap saat
banyak hal yang menggoda untuk kirta melanggarnya. Dalam melaksanakan disiplin
sikap seseorang tidak boleh tersinggung dan cepat menghakimi seseorang hanya
karena persoalan sepelae. Selain itu kita juga harus mempunyai keyakinan kuat bahwa tidak ada yang
bias menjatuhkan diri kita kecuali kita sendiri. . dasn jika kita disiplin memegang prinsip niscaya kesuksesan
akan mengahmpiri kita
4. Disiplin
dalam beribadah
Mejalankan ajaran agama juga
menjadi paramenter utama dalam menjalnkan kehidupan ini. Sebagai seorang guru
menjalankan ibadah adalah sebuah hal yang kursial yang sangat penting. Jika
seorang guru menyepelekan ajaran agama tidak menutup kemungkinan jika hal
tersebuit juga akan dilakukan oleh seorang peserta didiknya .karena menjalankan
agama akan berpengeruh terhadap pemahaman dan pengalaman murid terhadap
agamanya. Misalnya dalam hal melakukan solat, jika seoramng guru sering malas
dan terlambat dalam melakukan solat, tidak pernah puasa senin-kamis dan tidak bersedekah maka muridnya akan
melkukan hal yang serupa . oleh sebab itu seorang guru haruslah pandai
memberikan contoh disiplin beribadah yang baik agar bias menjadi teladan yang
baik bagi sisa-siswinya nanti.
Asmani,ma'mur jamal. 2009.tips menjadi guru inspiratif,kreatif dan inovatif.jogjakarta: Diva press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar