Hambatan Dan Dampak Cerdas Istimewza Berbakat
Istimewa
hambatan anak berbakat kebanyakan karena
kurangnya kemampuan guru yang melatih anak tersebut sehingga bakat yang
dimiliki si anak tidak dapat terasah dan
terlatih sebagaimana menstinya serta kuramgmya media pembelajara yang dapat
menunjang bakatnya. Keberbakatan menimbulkan hambatan/ permasalahan bagi
penyandangnya apabila mereka tidak memperoleh dukungan dan bantuan yang
diperlukannya.permasalahan itu terutama timbul pada masa remaja. Buescher dan
higham (1990) mengemukakan bahwa anak-anak berbakat antara usia 11 dan 15 tahun
sering menghadapi berbagai masalah sebagai akibat dari keberbakatannya yang
meliputi: perfeksionisme, competitiveness, penilaian yang tidak realistis
terhadap keberbakatannya, penolakan dari teman sebaya, kebingungan akibat
"pesan-pesan" yang beraneka ragam sehubungan dengan bakatnya, dan
tekanan dari orang tua serta masyarakat agar berprestasi, di samping
permasalahan yang ditimbulkan oleh terlalu tingginya ekspektasi terhadap diri
mereka. Beberapa anak berbakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan dan
memilih teman, memilih jurusan di sekolah atau perguruan tinggi, dan akhirnya
juga mengalami kesulitan dalam memilih karir.masalah-masalah perkembangan yang
dialami oleh semua remaja juga dialami oleh remaja berbakat tetapi masalahnya
dibuat lebih kompleks oleh kebutuhan khusus dan karakteristik anak
berbakat.kemudian kesulitan utama remaja berbakat salah satu nya juga
disebabkan karena lingkungan belajar yang kurang menantang bagi mereka untuk
mewujudkan kemampuannya secara optimal.
Dampak
cibi
menjadi
anak berbakat (cibi) juga memiliki dampak yang akan mempengaruhi hidupnya baik
dampak positif ataupun dampak negative.
Dampak positif anak berbakat
dapat berupa prestasi yang dapat ditinjau dari segi fisik, psikologis, akademik dan
sosial.
a)
Prestasi fisik
yang dapat dicapai oleh anak-anak berbakat ialah mereka memiliki daya tahan tubuh yang prima serta koordinasi
gerak fisik yang harmonis (French, 1959).
b)
Anak berbakat
mampu berjalan dan berbicara lebih awal dibandingkan dengan masa berjalan anak-anak normal (swanson,
1979).
c)
Prestasi
psikologis anak berbakat memiliki kemampuan emosi yang unggul dan secara sosial pada umumnya mereka adalah
anak-anak yang populer serta lebih mudah
diterima (Gearheart, Heward,1980).
d)
Prestasi
akademik, anak berbakat pada dasarnya memiliki sistem syaraf pusat (otak dan spinal cord) yang prima. Oleh
karena itu anak-anak berbakat dapat mencapai
tingkat kognitif yang tinggi. Menurut Bloom kognitif tingkat tinggi meliputi berfikir aplikasi, analisis,
sintesis, evaluasi dan kognitif tingkat rendah terdiri
dari berfikir mengetahui dan komprehensif.
Dampak Negatif
Selain memiliki
keunggulan-keunggulan diatas anak-anak berbakat mempunyai dampak dalam karakteristik
yang negative secara umum menurut Swassing yakni :
a)
Mampu
mengaktualisasikan pernyataan secara fisik berdasarkan pemahaman pengetahuan yang sedikit
b)
Dapat
mendominasi diskusi
c)
Tidak sabar
untuk segera maju ke tingkat berikutnya
d)
Suka rebut
e)
Memilih kegiatan
membaca dari pada berparfsipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, atau kegiatan fisik
f)
Suka melawan
aturan, petunjuk-petunjuk atau prosedur tertentu
g)
Jika memimpin
diskusi akan membawa situasi diskusi ke situasi yang harus selalu tuntas.
h)
Frustasi
disebabkan tidak jalannya aktivitas sehari-hari
i)
Menjadi bosan
karena banyak hal yang diulang-ulang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar