Minggu, 11 Desember 2016

lingkungan pendidikan



LINGKUNGAN PENDIDIKAN
Lingkungan pendidikan meliputi segala segi kehidupan atau kebudayaan. Hal ini didasarkan pada pendapat bahwa pendidikan sebagai gejala kebudayaan, yang tidak membatasi pendidikan pada sekolah saja. Lingkungan pendidikan dapat dikelompokkan berdasarkan lingkungan kebudayaan yang terdiri dari lingkungan kurtural ideologis, lingkungan sosial politis, lingkungan sosial anthropologis, lingkungan sosial ekonomi, dan lingkungan iklim geographis. Ditinjau dari hubungan lingkungan dengan manusia dapat dikelompokkan menjadi lingkungan yang tidak dapat diubah dan lingkungan yang dapat diubah atau dipengaruhi, dan lingkungan yang secara sadar dan sengaja diadakan untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Dari sudut tinjauan lain lingkungan pendidikan menjadi lingkunganyang bersifat pribadi. Keseluruhan komponen-komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dalam proses pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
Menurut Ki Hajar Dewantara lingkungan pendidikan meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan organisasi pemuda, yang ia sebut dengan Tri Pusat Pendidikan.
a.      Lingkungan Keluarga (Komunitas utama)
Pendidikan Keluarga berfungsi:
·      Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak.
·      Menjamin kehidupan emosional anak.
·      Menanamkan dasar pendidikan moral.
·      Memberikan dasar pendidikan sosial.
·      Meletakkan dasar-dasar pendidikan agama bagi anak-anak.
a)         Pentingnya pendidikan dalam lingkungan keluarga
Lembaga keluarga merupakan pendidikan yang pertama yang didapat oleh anak. Lingkungan pendidikan yang pertama membawa pengaruh terhadap anak untuk melanjutkan pendidikan yang akan dialaminya di sekolah dan di masyarakat, dengan kata lain bahwa peran keluarga adalah suatu kewajiban harus diberikan kepada anaknya untuk membentuk kepribadian masalah bagi anaknya baik lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah.
b)        Kedudukan orang dewasa dalam keluarga
Kedudukan orang dewasa dalam hal ini adalah orang tua, yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan anak. Pendidikan orang tua terhadap anak-anaknya adalah pendidikan yang didasarkan pada rasa kasih sayang yang diterimanya dari kodrat Tuhan YME.

c)         Peranan anggota keluarga terhadap pendidikan anak
Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga masyarakat dan pemerintah. Sehingga orang tua tidak boleh menganggap bahwa pendidikan anak hanyalah tanggung jawab sekolah. Orang tua sebagai lingkungan pertama dan utama dimana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, artinya disinilah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga orang tua berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga. Menurut Hasbullah (1997), dalam tulisannya tentang dasar-dasar ilmu pendidikan, bahwa keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki beberapa fungsi yaitu fungsi dalam perkembangan kepribadian anak  dan  mendidik anak di rumah serta fungsi keluarga/orang tua dalam mendukung pendidikan di sekolah.
Dalam hal ini dapat disimpilkan bahwa pendidikan dilakukan tidak hanya dilakukan didalam lingkungan sekolah saja akan tetapi lingkungan-lingkungan yang lainnya juga sangat berpengaruh seperti lingkungan keluarga lingkungan masyarakat semuanya berpengaruh besar terhadap pendidikan oleh sebab itu maka di perlukanlah kerjasama antara lingkungan keluarga, masyrakat dan lingkungan sekolah agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik dan menjadikan generasi yang akan datang menjadi generasi penenrus bangsa yang berkarakter dan berbudipekerti.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar