LINGKUNGAN PENDIDIKAN
Lingkungan
pendidikan meliputi segala segi kehidupan atau kebudayaan. Hal ini didasarkan
pada pendapat bahwa pendidikan sebagai gejala kebudayaan, yang tidak membatasi
pendidikan pada sekolah saja. Lingkungan pendidikan dapat dikelompokkan
berdasarkan lingkungan kebudayaan yang terdiri dari lingkungan kurtural
ideologis, lingkungan sosial politis, lingkungan sosial anthropologis,
lingkungan sosial ekonomi, dan lingkungan iklim geographis. Ditinjau dari
hubungan lingkungan dengan manusia dapat dikelompokkan menjadi lingkungan yang
tidak dapat diubah dan lingkungan yang dapat diubah atau dipengaruhi, dan
lingkungan yang secara sadar dan sengaja diadakan untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu. Dari sudut tinjauan lain lingkungan pendidikan menjadi
lingkunganyang bersifat pribadi. Keseluruhan komponen-komponen tersebut
merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dalam proses pendidikan untuk
mencapai tujuan pendidikan.
Menurut Ki Hajar Dewantara
lingkungan pendidikan meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan
lingkungan organisasi pemuda, yang ia sebut dengan Tri Pusat Pendidikan.
a.
Lingkungan Keluarga (Komunitas utama)
Pendidikan Keluarga berfungsi:
·
Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak.
·
Menjamin kehidupan emosional anak.
·
Menanamkan dasar pendidikan moral.
·
Memberikan dasar pendidikan sosial.
·
Meletakkan dasar-dasar pendidikan agama bagi
anak-anak.
a)
Pentingnya
pendidikan dalam lingkungan keluarga
Lembaga keluarga merupakan pendidikan yang pertama
yang didapat oleh anak. Lingkungan pendidikan yang pertama membawa pengaruh
terhadap anak untuk melanjutkan pendidikan yang akan dialaminya di sekolah dan
di masyarakat, dengan kata lain bahwa peran keluarga adalah suatu kewajiban
harus diberikan kepada anaknya untuk membentuk kepribadian masalah bagi anaknya
baik lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah.
b)
Kedudukan
orang dewasa dalam keluarga
Kedudukan
orang dewasa dalam hal ini adalah orang tua, yang memiliki peran penting dalam
proses pendidikan anak. Pendidikan orang tua terhadap anak-anaknya adalah pendidikan
yang didasarkan pada rasa kasih sayang yang diterimanya dari kodrat Tuhan YME.
c)
Peranan
anggota keluarga terhadap pendidikan anak
Pendidikan
merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga masyarakat dan pemerintah.
Sehingga orang tua tidak boleh menganggap bahwa pendidikan anak hanyalah
tanggung jawab sekolah. Orang tua sebagai lingkungan pertama dan utama
dimana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, artinya
disinilah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga orang tua berperan
sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan
lingkungan yang paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam
keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam
keluarga. Menurut Hasbullah (1997), dalam tulisannya tentang dasar-dasar ilmu
pendidikan, bahwa keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki beberapa fungsi
yaitu fungsi dalam perkembangan kepribadian anak dan mendidik anak di rumah serta fungsi
keluarga/orang tua dalam mendukung pendidikan di sekolah.
Dalam
hal ini dapat disimpilkan bahwa pendidikan dilakukan tidak hanya dilakukan
didalam lingkungan sekolah saja akan tetapi lingkungan-lingkungan yang lainnya
juga sangat berpengaruh seperti lingkungan keluarga lingkungan masyarakat
semuanya berpengaruh besar terhadap pendidikan oleh sebab itu maka di
perlukanlah kerjasama antara lingkungan keluarga, masyrakat dan lingkungan
sekolah agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik dan menjadikan
generasi yang akan datang menjadi generasi penenrus bangsa yang berkarakter dan
berbudipekerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar