KRITERIA
GURU PROFESIONAL
Menurut
husnul Chotimah (2008), guru dalam pengertian sederhana adalah seseorang yang
memfasilitasi alih ilmu pengetahuian dari suber belajar jkepada peserta didik.
Sementara masyarakat memandang guru sebagai orang yang melaksanakan pendidikan
di masjid, mushola dan sekolah tau temapat-tempat lain. Semua pihak sependapat
bahwa bila guru memegang peranan amat penting dalam mengembangkan suber daya
manusia. Perkembangan pesat teknologi informasi saat ini menumbuhkan tantangan tersendidri bagi
guru.mengingat guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi hingga muncul
pendapat bahwa pendidikan dapat berlamngsung tanpa guru. Hal ini benar jika
pendidikan diartikan sebagai proses pem,erolehan pengetahuan. Namun, perlu
diingat, pendidikan juga media pendewasaan maka prosesnya tidak dapat
berlangsung tanpa guru..
Menurut
prof. herawati Susilo MSc Ph.D, pakar pendidikan universitas negri malang, ada
enam criteria guru masa depan (ideal), yaitu belajar5 sep[anjang hayat,
literate sains dan teknologi, menguasai bahasa inggris dengan baik, terampil
melaksanakan penelitian tindakan kelas, rajin menghasilkan karya tulis ilmiah,
dan mampu mendidik peserta didik berdasarkan filosofi konstruktivismer dengan
pendekatan kontekstual. Menurut wijaya kusumah (2009), guru ideal adalah sosok
guru yang mampu menjadi panutan dan selalu memberikan keteladanan. Ilmunya
seperi mata air yang tak pernah habis, semakin diambil semakin jernih airnya,
mengalir bening dan menghilangkan rasa dahaga bagi siapa saja yang meminumnya..
Dari
beberapa penegrtian diatas guru ideal dapat dijelaskan sebagai berikut :
pertama, guru yang memahami betul profesinya. Profesi guru adalah profesi yang
mulia dia adalah sosok yang member dengan tulus dan tak mengaharapkan imbalan
apaun kecuali ridho dari tuhan dan
pemilik bumi. Falsafah hidupnya adalah tangan diatas lebih mulia daripada
tangan dibawah, hanay member tak harap kembali. Kedua, guru yang ideal adalah
guru yang rajin membaca dan menulis, pengalaman mengatakan bahwa barang siapa
yang rajin membaca maka ia akan kaya ilmu. Wawasan dari guru yang rajin membaca
akan terlihat dari cara berbicara dan menyampaikan pelajarannya. Membaca dan
menulis adalah dua sisi mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan , guru yang
terbiasa membaca akan terbiasa menulis dari membaca itulah guru kemudian
menuliskan kesimpulan tentang apa yang di bacanya. Ketiga, guru yang ideal
adalah guru yang sensitive terhadap waktu.
Orang barat mengatakan waltu adalah uamng, bagi guru waktu lebih dari uang
. guru yang kurang memanfaatkan waktunya dengan baik, tidak akan menorehkan
banyak prestasi dalam hidupnya. Yang ke emapt, guru yang ideal adalah guru yang
kreativ dan inovatif. Guru yang kreatif adalah guru yangs eklalu bertamnya pada
dirinya sendiri , apakah dia sudah menjadi guru yang baik ? apakah dia sudah
mendidik dengan benar ? dia selalu mel;akukan introfeksi dan sdan memperbaiki
diri. Dia selalu merasa kurang dalam proses pembelajarannya. Selaluy ada
inovasi baru yang dia ciptakan dalam proses pembelajaranya. Dia selalu memperbaiki proses pembelajaran
melalui penelitian tindakan kelas (PTK) , dia selalu belajar sesuatu yang abru
dan meras tertarik untuk membenahi cara mengajarnya.
Guru
yang ideal harus memiliki lima kecerdasan . kecerdasan yang dimilki terpancar
jelas dari karakter dan prilaku sehari-haribaik ketika mengajar maupun ketika
hidup ditengah-tengah masyarakat. Kelima kecerdasan itu adalah kecerdasan
intelektual, kecerdasan moral, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional,
kecerdasan motorik. Kecerdasan
intelektual harus diimbangi dengan kecerdasan moral, mengapa ? karena
kecerdasan intelektual yang tidak diimbangi dengan kecerdasan moralakan
menghasilkan peserta didik yang hanya mementingkan keberhasilan ketimbang
proses.. segala cara dianggap halal yang penting target tercapai,. Inilah yang
terjadi pasda masyarakat kita sehingga kasus korupsi merajalela dikalangan orang terdidik. Klecerdasan moral
akan mengawal kecerdasan itelekutual, sehingga ia mampu berlaku jujur dalam
situasi apapun. Kejujuran adalah kunci keberhasilan dan kesuksesan.
Selain
itu kecerdasan sosial juga harus dimiliki oleh guru ideal agar tidak egois. Dia
harus mampu bekerjasama dengan karakter orang y7ang berbeda-beda . kecerdasan
emosional juga harus di tumbuhkan agar guru tidak gampang marah, tersinggung,
dan mudah melecehkan orang lain. Sedangkan kecerdasan motorik di perlukan agar
guru ammpu melakukan mobilisasi yang tinggi sehingga mampu bersaing dalam
memperoleh hasil yang maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Asmani,ma'mur jamal. 2009.tips menjadi guru inspiratif,kreatif dan inovatif.jogjakarta: Diva press
DAFTAR PUSTAKA
Asmani,ma'mur jamal. 2009.tips menjadi guru inspiratif,kreatif dan inovatif.jogjakarta: Diva press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar