Minggu, 11 Desember 2016

guru profesional



KRITERIA GURU PROFESIONAL

Menurut husnul Chotimah (2008), guru dalam pengertian sederhana adalah seseorang yang memfasilitasi alih ilmu pengetahuian dari suber belajar jkepada peserta didik. Sementara masyarakat memandang guru sebagai orang yang melaksanakan pendidikan di masjid, mushola dan sekolah tau temapat-tempat lain. Semua pihak sependapat bahwa bila guru memegang peranan amat penting dalam mengembangkan suber daya manusia. Perkembangan pesat teknologi informasi saat ini  menumbuhkan tantangan tersendidri bagi guru.mengingat guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi hingga muncul pendapat bahwa pendidikan dapat berlamngsung tanpa guru. Hal ini benar jika pendidikan diartikan sebagai proses pem,erolehan pengetahuan. Namun, perlu diingat, pendidikan juga media pendewasaan maka prosesnya tidak dapat berlangsung tanpa guru..
Menurut prof. herawati Susilo MSc Ph.D, pakar pendidikan universitas negri malang, ada enam criteria guru masa depan (ideal), yaitu belajar5 sep[anjang hayat, literate sains dan teknologi, menguasai bahasa inggris dengan baik, terampil melaksanakan penelitian tindakan kelas, rajin menghasilkan karya tulis ilmiah, dan mampu mendidik peserta didik berdasarkan filosofi konstruktivismer dengan pendekatan kontekstual. Menurut wijaya kusumah (2009), guru ideal adalah sosok guru yang mampu menjadi panutan dan selalu memberikan keteladanan. Ilmunya seperi mata air yang tak pernah habis, semakin diambil semakin jernih airnya, mengalir bening dan menghilangkan rasa dahaga bagi siapa saja yang meminumnya..
Dari beberapa penegrtian diatas guru ideal dapat dijelaskan sebagai berikut : pertama, guru yang memahami betul profesinya. Profesi guru adalah profesi yang mulia dia adalah sosok yang member dengan tulus dan tak mengaharapkan imbalan apaun  kecuali ridho dari tuhan dan pemilik bumi. Falsafah hidupnya adalah tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah, hanay member tak harap kembali. Kedua, guru yang ideal adalah guru yang rajin membaca dan menulis, pengalaman mengatakan bahwa barang siapa yang rajin membaca maka ia akan kaya ilmu. Wawasan dari guru yang rajin membaca akan terlihat dari cara berbicara dan menyampaikan pelajarannya. Membaca dan menulis adalah dua sisi mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan , guru yang terbiasa membaca akan terbiasa menulis dari membaca itulah guru kemudian menuliskan kesimpulan tentang apa yang di bacanya. Ketiga, guru yang ideal adalah guru yang sensitive terhadap waktu.  Orang barat mengatakan waltu adalah uamng, bagi guru waktu lebih dari uang . guru yang kurang memanfaatkan waktunya dengan baik, tidak akan menorehkan banyak prestasi dalam hidupnya. Yang ke emapt, guru yang ideal adalah guru yang kreativ dan inovatif. Guru yang kreatif adalah guru yangs eklalu bertamnya pada dirinya sendiri , apakah dia sudah menjadi guru yang baik ? apakah dia sudah mendidik dengan benar ? dia selalu mel;akukan introfeksi dan sdan memperbaiki diri. Dia selalu merasa kurang dalam proses pembelajarannya. Selaluy ada inovasi baru yang dia ciptakan dalam proses pembelajaranya.  Dia selalu memperbaiki proses pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas (PTK) , dia selalu belajar sesuatu yang abru dan meras tertarik untuk membenahi cara mengajarnya.
Guru yang ideal harus memiliki lima kecerdasan . kecerdasan yang dimilki terpancar jelas dari karakter dan prilaku sehari-haribaik ketika mengajar maupun ketika hidup ditengah-tengah masyarakat. Kelima kecerdasan itu adalah kecerdasan intelektual, kecerdasan moral, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, kecerdasan  motorik. Kecerdasan intelektual harus diimbangi dengan kecerdasan moral, mengapa ? karena kecerdasan intelektual yang tidak diimbangi dengan kecerdasan moralakan menghasilkan peserta didik yang hanya mementingkan keberhasilan ketimbang proses.. segala cara dianggap halal yang penting target tercapai,. Inilah yang terjadi pasda masyarakat kita sehingga kasus korupsi merajalela  dikalangan orang terdidik. Klecerdasan moral akan mengawal kecerdasan itelekutual, sehingga ia mampu berlaku jujur dalam situasi apapun. Kejujuran adalah kunci keberhasilan dan kesuksesan.
Selain itu kecerdasan sosial juga harus dimiliki oleh guru ideal agar tidak egois. Dia harus mampu bekerjasama dengan karakter orang y7ang berbeda-beda . kecerdasan emosional juga harus di tumbuhkan agar guru tidak gampang marah, tersinggung, dan mudah melecehkan orang lain. Sedangkan kecerdasan motorik di perlukan agar guru ammpu melakukan mobilisasi yang tinggi sehingga mampu bersaing dalam memperoleh hasil yang maksimal.

DAFTAR PUSTAKA
Asmani,ma'mur jamal. 2009.tips menjadi guru inspiratif,kreatif dan inovatif.jogjakarta: Diva press



Tidak ada komentar:

Posting Komentar